Home » » BERMACAM JENIS PUKAT

BERMACAM JENIS PUKAT

Written By Informasi Penyuluhan Perikanan on Jumat, 19 Agustus 2016 | Jumat, Agustus 19, 2016

Pukat lampara

Pukat lampara (Lampara nets) atau sering disebut lampara saja, adalah semacam pukat sederhana yang dioperasikan di laut dengan menggunakan perahu atau kapal. Biasanya tali sisi bawah sedikit lebih pendek, sehingga jaring akan melengkung dan mencembung di bagian belakang bawah, membentuk setengah mangkuk yang akan menyulitkan ikan melarikan diri. Lampara dilengkapi dengan dua sayap dan bagian belakang yang memiliki mesh lebih kecil untuk menampung ikan yang tertangkap.
Lampara biasa dioperasikan untuk menangkap ikan-ikan pelagis. Misalnya untuk menangkap sarden di Laut Tengah, Amerika Serikat, dan Afrika Selatan, ikan teri dan makerel di Argentina, serta torani di Jepang.

Pukat cincin

Pukat cincin atau dalam bahasa Inggris disebut purse seine, adalah pukat yang sisi bawahnya dilengkapi dengan sejenis 'tali kolor', yang dapat ditarik untuk merapatkan sisi bawah jaring sehingga terbentuk semacam mangkuk yang melingkungi ikan-ikan yang akan ditangkap. Ikan target terutama adalah ikan-ikan yang biasa berenang menggerombol, mulai dari sarden yang berukuran kecil hingga tuna.
Penggunaan pukat cincin dapat berdampak negatif pada stok ikan, karena acap menangkap hasil samping (bycatch, ikan bukan target) yang tidak selalu diinginkan, serta memberikan tekanan yang cukup besar bagi populasi (stok) ikan. Karena dampaknya itu, penggunaan pukat cincin dikendalikan di banyak negara. Srilanka, misalnya, melarang penggunaan pukat ini pada jarak 7 km dari garis pantai.
Pukat cincin, dengan tali kolor dieratkan
Pukat cincin, dengan tali kolor dieratkan
Gerombolan selar sejumlah sekitar 400 ton terkurung oleh pukat cincin. Cili
Gerombolan selar sejumlah sekitar 400 ton terkurung oleh pukat cincin. 
Pukat cincin dipakai untuk menangkap salmon.
Pukat cincin dipakai untuk menangkap salmon.

Pukat kantong

Pukat kantong terdiri dari beberapa macam lagi, namun pada dasarnya ini adalah semacam jaring yang dilengkapi dengan sayap-sayap di kanan kirinya, dan kantong berbentuk kerucut yang berada di ujung belakangnya; kantong ini adalah tempat berkumpulnya ikan-ikan yang terjaring.

Payang

Payang adalah semacam pukat kantong yang dioperasikan untuk menangkap ikan-ikan pelagis, terutama pelagis kecil, dari atas perahu. Pukat ini dilengkapi dengan pelampung-pelampung yang menjaga agar sisi atas jaring ini tetap berada di permukaan. Payang banyak dipakai oleh nelayan-nelayan di Indonesia, dengan menggunakan perahu yang dinamai perahu payang atau perahu mayang.

Dogol


Pukat pantai ditarik dengan kuda. 1938
Dogol atau pukat dogol adalah pukat kantong yang dioperasikan di dasar perairan, terutama untuk menangkap ikan-ikan demersal dan hewan-hewan dasar lainnya. Dogol pada dasarnya mirip, dan biasanya disamakan, dengan Danish seine yang dipakai di dunia barat. Pukat dogol berbeda dengan pukat harimau (trawl), karena dogol tidak ditarik kecuali sepanjang tali utamanya saja.

Pukat pantai

Pukat pantai adalah pukat kantong yang dioperasikan di pantai. Jaring pukat ini mula-mula ditebar tidak jauh di muka pantai dengan bantuan perahu, sementara salah satu ujung tali utama pukat diikatkan di pantai. Setelah melingkar ke tengah, perahu kembali ke pantai dan mempertemukan kedua ujung tali utama pukat, untuk kemudian pukat ditarik dari tepi pantai dengan menggunakan tenaga manusia.

Pukat harimau

Pukat harimau atau trawl dalam bahasa Inggris, adalah semacam pukat kantong yang dioperasikan dengan cara ditarik pada jarak yang panjang, untuk menangkap ikan-ikan yang berada pada daerah yang dilewati. Pukat ini ada yang dioperasikan di tengah-tengah kolom air (midwater trawl), untuk menangkap ikan-ikan pelagis, dan ada pula yang dioperasikan di dasar perairan (bottom trawl). Pukat harimau banyak mengundang protes pecinta lingkungan maupun nelayan-nelayan lain, karena sifatnya yang merusak. Terutama yang dioperasikan di dasar laut, pukat ini dapat merusak terumbu karang, menimbulkan kekeruhan di dasar perairan, dan menangkap ikan-ikan atau hewan-hewan bukan target (bycatch). Tangkapan samping ini pada akhirnya akan banyak dibuang, dan menimbulkan masalah lingkungan yang baru.
Ilustrasi pengoperasian pukat harimau di dasar laut
Ilustrasi pengoperasian pukat harimau di dasar laut
Gerombolan ikan yang tertangkap oleh pukat harimau. Cili
Gerombolan ikan yang tertangkap oleh pukat harimau.
Hasil tangkapan ikan dan udang.
Hasil tangkapan ikan dan udang.


Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Pukat

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

ROSADI. Lahir 05 Agustus 1982

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.

Translate